Demi Terlepas Dari Hukum, Seorang Pria Mengarang Cerita Jadi Korban Pembegalan

Nanostringsprint.com – Seorang pria yang berprofesi sebagai penjaga konter elektrik di Tegal melakukan hal yang aneh. Pria tersebut mengaku jika telah menjadi korban pembegalan yang terjadi di Jalan Raya Tegal Buleud, Cipangparang, Desa Nangela, Kecamatan Tegalbuleud, Sukabumi, Jawa Barat pada Senin (8/1/2018).

Pria tersebut diketahui bernama My alias Ato. Banyak pengguna jalan yang melintas jalan tersebut dan mengambil foto Ato lalu menggunggahnya di media sosial. Sejumlah pengguna jalan yang kebetulan melintas melihat Ato terkapar di pinggir jalan kemudian mempostingnya. Bahkan sejumlah media lokal sempat memberitakan kisah tentang pengakuan Ato jadi korban begal tersebut.

Polisi heran, Ato tidak membuat laporan. Polisi pun menelusuri informasi ini. “Yang bersangkutan mengaku kehilangan tas berisikan bon tagihan pulsa dan uang sejumlah Rp 3 juta. Kemudian kita gelar penyelidikan ternyata faktanya tidak seperti itu, “kata Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi, Kamis (11/1/2018).

Pada saat ditanyai oleh pihak ke[olisian Ato mengaku hanya mengarang cerita untuk visa terbebas dari jerat hukum yang menimpa dirinya. Ato mengarang cerita agar terlepas dari jerat hukum karena telah menggelapkan uang senilai Rp 1,3 juta.

“Korban sesungguhnya tidak pernah menjadi korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Begal) akan tetapi korban memberikan keterangan tersebut kepada pihak kepolisian agar dapat terlepas dari permasalahan dirinya telah menggelapkan uang setoran pulsa sebesar Rp 1,3 juta kepada pemilik konter tempat dirinya bekerja,” lanjut Nasriadi.

Karena perbuatannya Ato terancam dijerat pasal laporan tindak pidana palsu pasal 220 KHUPidana. “Informasi pembegalan yang diberikan pelaku ini palsu, kemudian memantik isu liar di media sosial. Saya meminta warganet untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum ada kejelasannya,” pungkas Nasriadi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *