Penyerangan Di Sumedang Lukai Korban Dengan Golok

Nanostringsprint.com – Seorang anggota Brigif 13/ Galuh Kostrad tiba-tiba saja diserang oleh seorang pria yang tidak dikenal. penyerangan tersebut melukai anggota badannya pada bagian tangan korban.

Pelaku melakukan aksi tersebut dengan menggunakan senjata tajam berupa sebilah golok. Insiden penyerangan tersebut berlangsung pada hari Jumat (8/12) malam pukul 18.30 WIB tepatnya di depan sebuah rumah makan di Desa Cipacing, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang.

“Memang betul. Ada satu orang anggota kostrad Brigif Galuh yang jadi korban. Tangannya terluka,” ucap Kapen Kostrad Letkol Inf Putra Widyawinaya, Sabtu (9/12/2017).

Peristiwa pembacokan oleh warga itu terjadi saat rombongan Brigif Kostrad Galuh hendak pulang ke asrama Brigif di Tasikmalaya. Rombongan yang berjumlah dua mobil itu baru selesai mengikuti seleksi pendidikan di Rumah Sakit Dustira Cimahi.

Saat waktu magrib tiba, beristirahat di sebuah rumah makan. Tiba-tiba mereka melihat ada percekcokan antar sesama warga.

“Anggota kemudian datang untuk melerai mereka,” katanya.

Bukannya menghentikan aksinya, justru salah satu warga ikut terlibat dalam percekcokan malah mengambil sebilah golok dan mengarahkan ke anggota Kostrad Galuh.

“Ada yang enggak terima dilerai sehingga mengeluarkan senjata tajam dan melukai anggota kita. Anggota terluka di bagian tangan, lukanya memang cukup parah ya. Sudah ditangani, ” tandasnya.

Pihaknya saat ini menyerahkan kasus tersebut ke Polres Sumedang. Pihaknya berharap agar kasus tersebut diselesaikan. “Semuanya kita serahkan ke proses hukum saja. Kita sesuai aturan. Kita ingin ini ditindak tegas. Masyarakat yang salah harus ada hukumannya. Niat kita baik untuk melerai, tetapi dapat sambutan tidak baik,” tuturnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *