Mediasi Antar Warga Dan Mahasiswa Papua Berlangsung Kondusif

Nanostringsprint.com – Mediasi yang dilakukan terkait adanya perselisihan paham yang terjadi antar warga dengan mahasiswa Papua berjalan dengan kondusif. Perselisihan y6ang terjadi dengan alasan kegiatan pemberian lambang negara Garuda Pancasila ke Asrama West Papua, di Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, pada beberapa waktu yang belum lama ini.

Mediasai tersebut dilakukan di ruangan Wakil Kasat Intelkam Polrestabes Semarang, pada Senin (21/8/2017). Ada sejumlah warga yang ikut menghadiri pertemuan antar warga dan mahasiswa Papua tersebut diantaranya yakni antaranya pengasuh sekaligus perwakilan warga Asrama West Papua Tegalwareng Semarang, Sam Wakum; Ketua Panitia Penyelenggara pemberian Lambang Negara Teguh Irawan, Ketua Karang Taruna Candisari Semarang, Okta Handoko.

Sam Wakum yang selaku ketua panitia menyampaikan bahwa pihaknya tidak pernah mempersoalkan kegiatan dengan pemberian lambang negara yang dilaksanakan oleh warga.

Dia juga mengakui adanya mahasiswa yang berasal dari luar asrama ikut melakukan penolakan terkait dengan kegiatan tersebut.

“Saya sendiri tidak ada masalah dengan kegiatan yang dilakukan warga, karena itu bagian dari persaudaraan. Tidak ada masalah,” kata dia.

Dia mengaku, sudah memberikan penjelasan kepada mahasiswa ?Papua terkait kegiatan yang dilakukan tersebut.

Setelah melakukan mediasi, kedua pihak menganggap masalah itu sudah selesai. Mereka sepakat untuk selanjutnya tidak memperpanjang masalah itu.

Kapolsek Candisari, Dhayita Daneswari mengimbau, warga dan para penghuni asrama bisa hidup berdampingan sebagai anak bangsa.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *