Peringati Hari Mangrove, 20rb Bibit Ditanam Di Pantai Klayan

Nanostringsprint.com – Pantai Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat yang nantinya akan dijadikan tempat pariwisata di daerah Cirebon. Bertepatan dengan hari Mangrove seduni yakni kemarin hari Minggu (30/7/2017) dilakukan juga penanaman mangrove sebanyak 20 ribu bibit di sepanjang pantai klayamn.

Acara digelar Cirebon Power bekerja sama dengan LSM Pang Laot ini turut dihadiri Wagub Jabar Deddy Mizwar. Secara simbolis Deddy ikut menanam bibit mangrove di bibir pantai.

Selain mencegah abrasi, sudah banyak terbukti jika mangrove memiliki manfaat yang sangat potensial untuk perekonomian masyarakat. Deddy mengapresiasi program penanaman mangrove di Pantai Klayan.

Hutan mangrove yang berada di Indramayu pada awalnya hanya sebatas pencegah abrasi. Namun lama kelamaan area tersebut saat ini berkembang menjadi objek wisata yang banyak dikunjungi warga lokal dan domestik.

“Belum lagi kemarin saya ke sana ternyata mereka punya lebih dari 25 produk dari mangrove. Mulai dari kecap, kerupuk, sampai pecel dan itu rasanya enak sekali,” kata Deddy, Minggu (30/7/2017).

Ia berharap, setelah Cirebon Power memberikan bantuan warga sekitar harus mau merawatnya. Perawatan tidak hanya dilakukan oleh pemerintah, swasta, dan akademisi, namun peran masyarakat juga dianggap penting lantaran menjadi orang terdekat dan merasakan langsung manfaat mangrove.

Pemprov Jabar berkomitmen akan terus menanam mangrove terutama di daerah Pantura yang rawan abrasi. Terlebih beberapa waktu ke depan kawasan Pantura Jabar bakal menjadi pusat perindustrian yang benar-benar harus ekstra pengawasan.

Deputi Direktur Cirebon Power Yusuf Arianto menjelaskan pemberian 20 ribu bibit ini dilatari oleh kerusakan ekosistem mangrove di Kabupaten Cirebon. Dari jumlah 1.384 hektar sekitar 70 persen di antaranya rusak.

Bahkan sekitar 54 kilometer garis pantai diprediksi 80 persennya sudah tergerus abrasi air laut dan mengancam pada lingkungan perumahan serta tambak di sepanjang pesisir.

“Menghadapi masalah ini selama beberapa tahun kami telah menjalin kerjasama dengan sejumlah lembaga untuk menyelamatkan hutan bakau atau mangrove di pesisir Cirebon. Ini komitmen kami untuk melestarikan lingkungan,” tutur Yusuf.

Selain diikuti unsur pemerintah, polisi, dan TNI, acara ini melibatkan sejumlah LSM, Ormas, OKP, hingga pelajar yang berada di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *