Korban mami Gaul Paksa Polisi Segera Temukan YR

Nanostringsprint.com – Para korban Arisan dan Investasi Mami Gaul semakin mendesak polisi. Mereka memaksa polisi agar segera menemukan dan menangkap ketua arisan Mami gaul yakni sodara YR dan tidak diketahui dimana keberadaannya saat ini.

“Kami memohon untuk pihak kepolisian untuk segera menangkap Nita (panggilan YR). Kami minta YR untuk dihukum sesuai dengan perbuatannya,” ujar Endang Wahyu, salah satu korban Mami Gaul, Rabu (19/7/2017).

Saat ini sudah ada korban sebanyak 20 orang yang melapor terkait uanga mereka yang dibawa kabur YR. Dugaan sementara masih banyak korban yang belum melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Endang juga meminta kepada Yoanita Rachmawati untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Ayo lah menyerah Nita. Kasihan para korban kamu. Kami ini akhirnya sulit bayar tanggungan dan bayar sekolah anak. Kamu enak makan uangnya kita susah mau ambil uangnya harus lapor polisi,” pungkasnya.

Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yulianto meminta kepada para korban untuk bersabar. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan data dari para korban. Menurutnya, masih banyak korban yang belum melaporkan kasus tersebut.

“Kita sudah terima laporan, beberapa saksi sudah kita periksa, terus kemudian yang terlapor ini sedang kita cari keberadaannya. Dan untuk korban yang lain, kita mengimbau untuk segera melapor kepada kita, agar dapat diketahui total kerugian secara keseluruhan,” ujarnya.

Anggota Satreskrim Polres Banyuwangi, sedang melakukan pengecekan terhadap rumah (rumah mertua) tersangka dan di keluarganya. Kondisi rumah itu, sejauh ini kosong,” tambahnya.

Terkait dengan kasus penipuan berkedok arisan dan investasi bodong yang terjadi di Banyuwangi, pihaknya berharap agar masyarakat berhati-hati terhadap orang yang mengajak, melihat kondisi siapa yang mengajak, seperti tempat tinggal dan kerabat.

Untuk investasi, diharapkan masyarakat juga waspada jika mendapatkan penawaran investasi dengan mendapatkan untung yang besar dan itu diluar kewajaran.

“Kemudian nilainya, kalau nilainya cukup besar ya dilihat dari kemampuan yang mengajak juga, kalau yang bersangkutan tidak mempunyai kemampuan untuk membayar. Ya kita perkirakan akan terjadi seperti ini, setelah dapat arisannya terus saat mengangsur, berikutnya lari,” tambahnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *